Kang Yayu Cirebon, 599 tahun bukan sekadar angka 🎉✨
Ini tentang perjalanan panjang Kota Cirebon yang terus tumbuh dengan budaya, keberagaman, dan kebersamaan yang tetap terjaga hingga hari ini. Mengusung tema “Manunggal Winangun Caruban”, Hari Jadi Cirebon ke-599 menjadi pengingat bahwa kemajuan lahir dari langkah yang dijalani bersama. Setiap elemen dalam logo punya cerita.
Manunggal berarti bersatu atau menyatu. Winangun berarti membangun. Caruban merupakan asal kata dari Cirebon yang berarti campuran atau perpaduan berbagai unsur budaya, etnis, adat, dan masyarakat. Tema ini mengandung makna bahwa Pemerintah dan rakyat harus bersatu, saling mendukung, dan berjalan bersama dalam membangun Kota Cirebon menuju kota yang maju, harmonis, berbudaya, dan sejahtera. Semangat "manunggal" juga mencerminkan filosofi masyarakat Cirebon yang sejak dahulu hidup dalam keberagaman budaya Jawa, Sunda, Arab, Tionghoa, dan pesisir yang berpadu menjadi identitas khas Cirebon.

Ombak pada angka 5
- pembangunan yang berkelanjutan,
- semangat gotong royong,
- dan harapan agar Kota Cirebon terus bergerak maju tanpa kehilangan akar budayanya.

Mega Mendung di Atas Pohon
- pemimpin harus mampu meneduhkan rakyat,
- Masyarakat harus menjaga harmoni,
- dan pembangunan harus dilandasi kebijaksanaan serta keseimbangan.

Pohon pada Angka 9
Pohon pada angka 9 melambangkan Pohon Tanjung, yang memiliki filosofi penting dalam ajaran dan filsafat Keraton Kasepuhan Cirebon, yaitu "Nanjung
- Pemerintah menjadi pelindung dan pengayom rakyat,
- masyarakat tumbuh bersama dalam kesejahteraan,
- serta Kota Cirebon semakin maju dan bermartabat.

Gapura Candi Bentar
- gapura menjadi simbol hubungan antar pemimpin dan rakyat,
- gerbang menuju kemajuan,
- serta penghubung antara nilai tradisi dan modernisasi